Mengapa selalu saja luka yang aku dapatkan setiap kali memulai hubungan yang aku jalani? Selalu saja manisnya hubungan yang aku rasakan diawal harus berakhir dengan kepahitan.
Aku mencintaimu karena aku ingin bahagia denganmu, tapi nyatanya kamu adalah orang yang menyebabkan luka paling sakit.
Bahagia yang kudapatkan darimu hanya sebentar, bahagia yang kamu berikan rupanya ada batasannya. Dan terluka adalah caramu memintaku untuk membayar semua kebahagian yang kamu berikan padaku.
Kamu Seolah Sengaja Memberi Batas Atas Kebahagiaan yang Aku Rasakan Karena Mencintaimu
Bahagia mencintaimu hanya aku rasakan di awal-awal saja, dalam sekejap kamu mampu menyulap cintamu menjadi senjata yang siap menyakitiku, saat aku semakin mencintaimu. Semakin aku mencintaimu, maka semakin dalam pula luka itu menusukku.Sebenarnya Apa Maumu? Mencoba Untuk Mempermainkanku? Mencoba Untuk Melukaiku? Atau Mencoba Untuk Menyakitiku?
Aku tidak tahu apa mau dalam hubungan ini. Kamu datang dalam kehidupanku mengajakku untuk tertawa bersama, lalu tiba-tiba membuatku menagis, lalu tiba-tiba membuatku kecewa.Lalu tiba-tiba menjadi orang lain, kamu terlalu sulit untuk ditebak apa maumu.
Aku Mencintaimu Karena Aku Ingin Bahagia, Bukannya Ingin Menangis Karena Terluka Oleh Cintamu
Sulit untuk menebak maumu hanya membuatku merasa sakit, dan membuatku sulit harus menjadi seperti apa.Aku mencintaimu karena aku ingin bahagia, jika sikapmu terus-terusan seperti itu, akhirnya yang aku dapatkan dari mencintaimu hanyalah terluka.
Lalu Siapa yang Harus Aku Salahkan? Kamu yang Tidak Bisa Kutebak Maunya Atau Aku Yang Jatuh Cinta Padamu
Cinta itu katanya akan saling membahagiakan, saling menerima satu sama lain, saling mengerti, saling melengkapi.Jika maumu dalam hubungan ini susah ku mengerti lalu siapa yang harus aku salahkan. Apa harus kusalahkan dirimu saja yang selalu berubah, atau aku salahkan diriku saja karena jatuh cinta padamu?
Kalau Memang Masih Ingin Menjalin Hubungan, Mengapa Tidak Saling Mencoba Membahagiakan Satu Sama Lain?
Kalau memang masih ingin menjalin hubungan denganku, mengapa kamu tidak mencoba untuk saling membahagiakan satu sama lain. Mengapa tidak membiarkanku untuk mengerti maumu.Mengapa tidak memberitahuku aku harus seperti apa agar aku bisa menjadi seperti maumu dan bisa menginginkan yang menjadi maumu.
Atau Mungkinkah Terluka Itu Memang Sudah Menjadi Sebuah Resiko, Jika Jatuh Cinta Kepadamu
Mungkinkah aku yang terlalu bodoh dan terlalu polos hingga tidak mengerti bahwa jatuh cinta padamu memang harus terluka. Memang harus merasa sakit, memang harus merasa kecewa. Dan jika tidak ingin merasa sakit maka pilihannya adalah berpisah. Jatuh cinta padamu memang sulit karena harus merasa sakit.
Advertisement
